Jenis Kain Ciput Spandek dan Cara Perawatannya

Kita tentu sudah tidak asing lagi dengan bahan spandek. Bahan ini banyak kita temui sebagai bahan untuk membuat baju, kerudung dan kini juga sudah banyak digunakan untuk ciput. Spandek merupakan bahan sintetis yang terbuat dari campuran bahan kimia elastomer. Bukan berasal dari bahan mineral maupun serat organik. Bahan spandek memang banyak dijadikan sebagai kain namun tetap harus dicampur dengan bahan kain lainnya. Untuk ciput spandek umumnya menggunakan serat spandek lebih sedikit agar bisa lebih melar. Perlu Anda ketahui bahwa semakin tinggi persentase bahan spandek yang digunakan pada suatu pakaian maka akan cenderung lebih panas dan lebih ketat. Itulah alasannya mengapa penggunaan serat spandek pada ciput tidak banyak. Berikut dibawah ini beberapa jenis kain spandek yang umumnya digunakan untuk keperluan fashion muslimah khususnya ciput.

Jenis Kain Spandek untuk Ciputciput spandex

1. Ciput dari Bahan Rayon Spandek
Bahan rayon spandek ini banyak digunakan untuk ciput karena memiliki tekstur yang hampir mirip dengan katun. Bahannya dingin, mudah menyerap keringat dan cenderung lebih lembut hanya saja lebih mudah kusut. Kain rayon spandek merupakan campuran dari benang rayon dan serat spandek. Berhubung terdapat campuran serat spandek maka ciput spandek lebih elastis dan halus. Campuran dari kedua bahan tersebut bisa menghasilkan ciput yang mudah menyerap keringat dan lebih fleksibel karena mudah melar. Sangat cocok digunakan untuk wanita muslimah yang tinggal di negara tropis seperti Indonesia ini.

2. Ciput dari Bahan Semi Rayon Spandek
Bahan semi rayon spandek sebenarnya hampir sama dengan kain spandek rayon. Hanya saja perbedaanya terletak pada persentase campuran serat spandeknya. Untuk kain ciput spandek semi rayon memiliki jumlah campuran serat spandeknya lebih banyak sehingga bisa lebih melar bila dibandingkan dengan kain rayon spandek. Karakter dari bahan semi rayon spandek ini adalah bahannya yang lembut, dingin dan mudah menyerap keringat sama halnya dengan bahan rayon spandek. Bila digunakan untuk ciput memang lebih cocok menggunakan bahan semi rayon spandek karena lebih mudah merenggang.

3. Ciput dari Bahan Katun Spandek
Bahan yang satu ini merupakan campuran dari serat spandek dan benang katun. Benang katun yang digunakan pun terdiri dari campuran kapas dengan polyurethane atau kain katun dengan serat spandek. Ciri khas dari bahan katun spandek adalah sifatnya lebih elastis bila dibandingkan dengan kain katun. Maka banyak yang menggunakan kain katun spandek sebagai ciput. Selain lebih elastis, ciput spandek juga akan lebih tahan lama dan adem ketika digunakan. Sangat cocok digunakan untuk yang tinggal di daerah tropis. Bagi Anda yang ingin membeli ciput berbahan spandek yang berkualitas bagus maka disarankan menggunakan bahan katun spandek.

Dalam proses pencucian dan perawatan ciput yang terbuat dari bahan spandek juga ada aturannya diantaranya adalah ketika hendak mencuci ciput bahan spandek maka pisahkanlah dari bahan yang kasar. Tujuannya adalah agar serat lembut pada kain spandek tidak rusak. Selain itu dalam proses pencuciannya pun tidak boleh disikat dan diperas terlalu kuat dan hindari menjemurnya dibawah sinar matahari langsung.

Demikianlah informasi mengenai jenis bahan yang biasa digunakan untuk ciput spandek beserta cara perawatan dan pencuciannya. Hal-hal tersebut mungkin terkesan sepele namun tidak ada salahnya Anda terapkan agar ciput dari bahan spandek Anda tidak mudah rusak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *